Menyalin Takdir Anak

03 Januari 2012 Yahya Amin
Surel Cetak PDF

Nasib, jodoh, rezeki dan ajal manusia sudah tertulis di kitab besar yang bernama Lauhul mahfudh. Kata kuncinya adalah “tertulis”. Bukan cuma di dalam angan.

Sebenarnya kita bisa “menyalin” takdir anak kita, asalkan dengan syarat dan semangat khusnuzhon billah, berprasangka baik kepada Allah. Cobalah cermati urutan kalimat berikut ini.

  1. Kita tidak tahu apakah anak kita, jika dewasa nanti, akan menjadi polisi, psikolog atau dokter? Marilah berprasangka baik kepada Allah, dia menjadi dokter.
 

Tips Sukses Menuntut Ilmu

19 Desember 2011 administrator
Surel Cetak PDF

NIAT KETIKA BELAJAR

Pada saat mempelajari suatu ilmu wajib mempunyai niat. Niat adalah kunci dari segala amal, sebagaimana sabda Nabi dalam hadis shahih: ”Sesungguhnya sahnya amal bergantung pada niatnya.”

Ketika menuntut ilmu berniatlah mencari rhido Allah Ta’ala, mengharap kebahagiaan di akhirat, menghilangkan ketidaktahuan yang ada pada dirinya dan orang lain, menghidupkan agama, melestarikan Islam karena keabadian Islam adalah dengan ilmu. Tidak akan mendapatkan kebenaran dalam zuhud dan takwa kecuali dengan mengetahui ilmunya.

Hendaklah dalam menuntut ilmu diniatkan untuk mensyukuri nikmat akal dan kesehatan badan, dan tidak diniatkan untuk mencari muka dihadapan manusia, mencari kenikmatan dunia atau untuk mencari kedudukan dihadapan penguasa.

 

Bahaya Berlebihan Bermain Games

18 November 2011 SDIT Harum
Surel Cetak PDF

Asyiknya bermain gamesAyah Bunda dan Nanda tercinta, saat ini game baik melaui Personal Computer, laptop atapun perangkan konsol semacam Play Station, XBOX, Nintendo sangat digemari oleh anak-anak kita. Waktu luang anak-anak saat ini banyak diisi dengan bermain game, kebiasaan game semakin masiv karena infrastruktur internet kian baik, sehingga membuat anak-anak semakin merasakan 'hidupnya' sebuah game melalui permainan alias games on line. Point Blank, game dari  facebook dan games gratisan dari internet semakin membuat anak betah bermain game.

Tahukah Ayah Bunda dan Nanda, ada sebuah penelitian yang dilakukan baru-baru ini berhasil mengidentifikasikan bahwa otak gamer remaja sewaktu bermain mendapatkan rangsangan pada bagian yang berkaitan dengan sistem "imbalan" dan terus berkembang, tidak peduli saat itu sedang menang atau kalah. Kondisi otak yang sama ternyata juga didapati pada otak pemain judi yang terus bermain meski kemungkinan menang taruhan sangatlah tipis. Kesimpulan itu didapatkan dari penelitian atas 154 remaja yang sehat berusia 14 tahun yang bermain video game rata-rata 12 jam dalam seminggu.

Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 18 November 2011 03:34 )
 

Bijak Mengkonsumsi Mie Instan

10 November 2011 SDIT Harum
Surel Cetak PDF

Mie Instan Di musim penghujan ini, suasana yang dingin meningkatkan nafsu makan, tak hanya orang dewasa, tapi anak-anak pun juga meningkat nafsu makannya. Salah satu makanan yang murah harganya, mudah mengolahnya dan banyak penggemarnya adalah mie instan. Tapi tahukah Ayah, Bunda dan Nanda ?? Ternyata mie instan berbahaya bagi tubuh jika kita terlalu banyak mengkonsumsinya? berikut ini sedikit ulasan mengenai bahaya mie instan jika berlebihan memakannya.

Dalam proses pembuatan, mie instan yang mempunyai bentuk sangat panjang dilipat, digoreng, dan dikeringkan dengan oven panas. nah dalam proses penggorengan ini mie akan mengandung lemak. mie instan memang bahan bakunya adalah tepung, tapi dalam proses pembuatannya juga ditambahkan dengan minyak sayur, garam, natrium polifosfat (pengemulsi, penstabil dan pengental), natrium karbonat dan kalium karbonat (keduanya pengatur keasaman), tartrazine (pewarna kuning).

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 10 November 2011 04:49 )
 

halaman 1 dari 6